Skip to content

25 Agustus 2022

Implementasi Tingkat Komponen Dalam Negeri Pada Pembangunan

 

LATAR BELAKANG

Pemerintah Indonesia terus mendorong penguatan industri nasional melalui program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Salah satu instrumen utamanya adalah kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Dalam sektor konstruksi dan pembangunan, penerapan TKDN menjadi krusial untuk memastikan bahwa proyek-proyek strategis tidak hanya memberikan manfaat fungsional, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi industri manufaktur lokal.

Industri pencahayaan (lighting) dan instalasi bangunan merupakan bagian integral dari pembangunan infrastruktur. Namun, di lapangan masih terdapat tantangan terkait pemahaman regulasi, sertifikasi, serta implementasi teknis di tingkat daerah maupun swasta. Oleh karena itu, Himpunan Teknik Iluminasi Indonesia (HTII) memandang perlu adanya wadah diskusi edukatif untuk menyelaraskan persepsi antara regulator (Kementerian Perindustrian), pelaksana kebijakan daerah (Dinas Cipta Karya), praktisi desain, dan pelaku industri mengenai bagaimana memaksimalkan komponen lokal dalam setiap tahap pembangunan.

Maksud dan Tujuan

Menyelenggarakan forum diskusi daring yang mempertemukan para pemangku kepentingan (stakeholders) di bidang pembangunan dan pencahayaan untuk membedah regulasi serta teknis implementasi TKDN di Indonesia.

 

Tujuan

  1. Edukasi Regulasi: Memberikan pemahaman mendalam mengenai tata kelola dan sertifikasi P3DN langsung dari otoritas Kementerian Perindustrian.

  2. Sinergi Pembangunan Daerah: Memahami penerapan standar komponen dalam negeri dalam proyek-proyek tata ruang dan pertanahan, khususnya di wilayah DKI Jakarta.

  3. Optimalisasi Desain & Industri: Mendiskusikan peran desainer pencahayaan dan produsen (seperti Signify/Philips dan Panasonic) dalam menyediakan solusi teknologi yang memenuhi kualifikasi TKDN tanpa mengurangi kualitas internasional.

  4. Dukungan Ekonomi Nasional: Mendorong kemandirian industri nasional dengan meningkatkan kesadaran para profesional untuk mengutamakan produk dalam negeri dalam setiap spesifikasi proyek pembangunan.